| Facebook | Fan Pages | Youtube | Twitter |

Panen Padi yang Kurang Maksimal akibat penyakit Potong Leher

Petani Desa Clebung (16/06/2014) sekarang sedang memanen hasil tanaman Padi yang  kini saatnya mereka memetik hasilnya

Kualitas tanaman padi yang mereka tanam tak sebanding dengan pupuk dan obat-obatan yang dibelinya, karena tanaman yang di tanam terkena penyakit potong leher dan kurangnya pasokan air di sawah. 

Hal ini  dikarenakan Kondisi Cuaca serta pengamatan terhadap penggembangan penyakit dan hama dan mahalnya akan pupuk dan Obat-obatan yang di jual di pasaran.

Untuk petani sendiri mengharapkan adanya Obat-obatan yang bisa mengantisipasi Penyakit Potong leher untuk hasil panenannya kedepannya nanti.

Diharap Dinas Pertanian Kab. Bojonegoro menyurpai keluhan petani dilapangan dan membagikan Pestisida dan obat-obatan yang bisa mengatasi penyakit tersebut tutur petani yang sedang memanen.(*/tnd)



Senin, Juni 16, 2014 | Posted in , , | Read More »

Petani di Lahan Hutan Panen Jagung

Selain tanaman Kacang Tanah yang baru saja panen, Petani yang menggarap lahan hutan juga memanen hasil tanaman Jagung, Terlihat seorang pemuda yang sedang memanen hasil panenan ini ternyata kerja bakti (sayan) Istilahnya bergantian Panen dengan petani yang lainnya.

Hasil panen petani untuk musim ini kurang lebih mencapai 5 sampai 7 Ton Jagung tiap keluarga (petani). itu saja kalo tidak rusak karena hama Babi yang ada di lahan hutan itu sendiri.

Panen kali ini kelihatan hasil jagung yang di panen cukup bagus, dan harga jual yang diharapkan petani juga mahal, tidak seperti harga jagung pada tahun kemarin yang naik turun harganya.
Jagung yang dipanen ini nantinya masih dikeringkan dahulu sebelum di slep terus di jual ke pembeli.

Sebagian besar Tanaman Jagung merupakan salah satu tanaman pokok petani Desa Cancung Kec. Bubulan selain Padi dan kacang, karena bertanam padi di kecamatan Bubulan hanya ditanam waktu musim hujan, atau lahan sawah yang dekat perairan Sendang (Embung) saja yang dapat di tanami padi. (*/Tnd)

Rabu, Juni 11, 2014 | Posted in , , | Read More »

Panen Raya Kacang Tanah Petani Desa Cancung

Desa Cancung pada saat ini sedang terjadi peralihan musim, dari penghujan menuju musim kemarau, atau kalau dalam bahasa jawa biasa di sebut dengan tigo (kemarau). Ciri-ciri pergantian musim ini, hujan intensitasnya sudah jarang, sementara angin kering sudah terasa , tetapi pohon-pohon masih hijau dan stok pakan ternak juga  ada.

Musim tigo (kemarau) ini, biasanya petani juga termasuk sibuk-sibuknya. Pasalnya pada saat ini petani sedang panen kacang tanah. Dari pantauan tim KIM Jati Alam hampir semua petani sedang memanen kacang tanah.

Menurut  Sarmidi petani dari Desa Cancung,pada saat ditemui tim KIM Jati Alam, bahwa untuk tahun ini, hasil dari panen kacang lumayan bagus, banyak yang mentes. Dan dalam satu ikat pohon kacang tanah, isinya juga banyak. Untuk harga jual, kacang tanah, yang masih basah dikisaran Rp 4.000/ Kg .

Harapan dari petani adalah semoga ketika panen kacang yang secara bersamaan harga  tidak turun, sehingga petani bisa menikmati hasil dari pertanian yang sudah ditunggu selama empat bulan,pungkas sarmidi petani kacang tanah yang menggarap lahan tanah milik perhutani BKPH clebung.(*/fred).

Sabtu, Mei 24, 2014 | Posted in , | Read More »

Manfaat Mbung Untuk Pengairan dan tempat Memancing

Kebutuhan akan air untuk pertanian saat ini kian meningkat, namun tidak sepadan dengan ketersediaan atau pasokan air. Kekurangan air sering melanda desa Cancung pada saat musim kemarau. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membangun embung di Desa Cancung. Embung Desa Cancung memiliki memiliki ukuran 40m x 60m dengan kedalaman 6m. Pengerjaan embung ini dikerjakan oleh dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro dengan sumber dana dari APBD.

Manfaat Embung untuk Warga Desa Cancung
- untuk konservasi sumber daya air
- sebagai pengendali banjir
- Sebagai tempat hiburan bagi warga
- meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar
- Menambah Pendapatan masyarakat desa Cancung

Diharapkan, keberadaan embung dapat menaikkan tinggi permukaan air tanah sampai 30 persen sehingga untuk memperoleh air warga tidak perlu lagi menyuntik sumur setiap kali musim kemarau datang. Konservasi dilakukan dengan reboisasi melalui penanaman berbagai jenis tanaman, seperti tanjung, mahoni, palem, dan lamtoro. Embung desa Cancung membendung aliran air yang mengalir dari sendang dan juga air dari tumbahan air dari kawasan yang lebih tinggi. Sehingga akan menghambat terjadinya banjir di kawasan luar luar kecamatan Bubulan, utamanya Kecamatan Dander.

Disamping itu Mbung yang ada dikawasan Desa Cancung juga telah ditanam bibit ikan sebanyak 5.000 bibit ikan oleh Bapak Pujiono selaku Kepala Desa Cancung, untuk sarana hiburan dan tempat memancing bagi masyarakat sekitar.(*/wws)

Sabtu, Mei 17, 2014 | Posted in , | Read More »