| Facebook | Fan Pages | Youtube | Twitter |

MEUBEL KAYU JATI PRODUK BUBULAN_BOJONEGORO KUALITAS TERBAIK




Kayu jati dikenal karena kualitas dan daya tahannya bila dimanfaatkan sebagai bahan bangunan maupun mebel keperluan rumah tangga.
Di Bubulan, di tangan para perajin mebel kayu jati, produksi mebel kayu jati telah memberi harapan bagi masyarakat untuk mencari nafkah dan mengembangkan bakat serta keterampilan mengukir. 
mungkin orang banyak yang tahu kualitas kayu jepara, atau mungkin di Bojonegoro ada sentra meubel di Sukorejo. padahal ada sentra lain yang kualitasnya tidak kalah baiknya yang ada di Kecamatan Bubulan.
Di kecamatan Bubulan banyak terdapat pengrajin kayu jati yang mempunyai bahan yang lebih bagus dibandingkan dengan daerah lain. ini terbukti dengan banyaknya produksi meubel Bubulan yang di kirim tidak hanya di kota Bojonegoro saja. tetapi sampai di Bali dan juga DKI Jakarta.

Bagi investor atau masyarakat yang ingin atau berminat silahkan datang ke Kecamatan Bubulan untuk melihat langsung proses atau hasil karya masyarakat.kami akan menunjukkan bahan sebelum kayu jati di finishing. sehingga orang tahu bagus atau tidaknya kualitas kayu yang digunakan.
TIDAK PERLU JAUH-JAUH MELIHAT KAYU JATI TERBAIK DI JEPARA, KARENA BUBULAN TEMPATNYA KAYU JATI TERBAIK....BUKTIKAN.....







Sabtu, November 29, 2014 | Posted in , | Read More »

Gerakan Menuju Desa Siaga Aktif Mandiri Berkelanjutan

Pertemuan mini lokakarya dengan Masyarakat yang di adakan di kantor Kecamatan Bubulan ini merupakan Pelaksananan Sosialisasi Gema Desimal menuju Desa siaga dan aktif Mandiri Berkelanjutan.

Dinas Kesehatan dari Puskesmas, Camat dan di hadiri oleh anggota Polsek Bubulan membeikan wawasan kepada masyarakat untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan utamanya, bencanna dan kegawat daruratan sehari-hari secara mandiri di masyarakat sehingga diharapkan kondisi-kondisi kesehatan dapat ditanggulangi.

Program ini selain membuat kita pintar dan berdaya juga dapat membangun kembali nilai-nilai gotong royong yang mulai berkurang.

Dalam Desa Siaga ada system asuransi kesehatan yang ditanggung bersama dengan dana sehat atau dana sosial, setiap penduduk diharapkan menggupulkan iuran yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat.

Berbagi indikator kesehatan peningkatan status gizi, aksesabilitas pelayanan kesehatan dan kebersihan lingkungan dapat dicapai dengan dicanangkanya Desa Siaga oleh Masyarakat dan lingkungan setempat.

Selain itu Dinas kesehatan dari Puskesmas Bubulan juga meyampaikan kepada masyarakat tentang Virus penyebab AIDS.(*/tnd)

Rabu, Juni 25, 2014 | Posted in , , | Read More »

Panen Padi yang Kurang Maksimal akibat penyakit Potong Leher

Petani Desa Clebung (16/06/2014) sekarang sedang memanen hasil tanaman Padi yang  kini saatnya mereka memetik hasilnya

Kualitas tanaman padi yang mereka tanam tak sebanding dengan pupuk dan obat-obatan yang dibelinya, karena tanaman yang di tanam terkena penyakit potong leher dan kurangnya pasokan air di sawah. 

Hal ini  dikarenakan Kondisi Cuaca serta pengamatan terhadap penggembangan penyakit dan hama dan mahalnya akan pupuk dan Obat-obatan yang di jual di pasaran.

Untuk petani sendiri mengharapkan adanya Obat-obatan yang bisa mengantisipasi Penyakit Potong leher untuk hasil panenannya kedepannya nanti.

Diharap Dinas Pertanian Kab. Bojonegoro menyurpai keluhan petani dilapangan dan membagikan Pestisida dan obat-obatan yang bisa mengatasi penyakit tersebut tutur petani yang sedang memanen.(*/tnd)



Senin, Juni 16, 2014 | Posted in , , | Read More »

Bantuan Sosial dari TMMD dan Muspika untuk Warga kurang Mampu

Bantuan Sosial (16/06/2014) tadi pagi di Pendopo Kecamatan Bubulan yang diserahkan Oleh Muspika dan Disnaker Transos  untuk Masyarakat yang kurang mampu utamanya Penjual Es dan penjual sayur (rengkek).

Bantuan yang diberikan berupa Mie instan, Blender, dan biaya tambahan usaha dll ini untuk kebutuhan dasar serta pengembangan usaha yang dimiliki oleh penerima.

Program ini Bertujuan Untuk mengurangi kesulitan dan peran penting dalam penanggulangan masalah kesejahteraan sosial masyarakat yang dilaksanakan oleh Muspika Kec. Bubulan dan Disnaker Transos sebagaimana yang dikatakan Muhammad Yasir (Camat Bubulan).(*/difiqa)

Senin, Juni 16, 2014 | Posted in , , | Read More »

Mengais Rejeki dari Batu di lahan Perhutani Demi Ekonomi Keluarga

Kawasan Hutan Bojonegoro BKPH Cancung merupakan salah satu tempat pengambilan batu untuk sebuah proyek atau bangunan selain itu juga digunakan sebagai lahan pertanian.

Tampak beberapa pekerja yang sedang menggambil batu untuk sebuah proyek pembangunan jalan dengan guyub rukun sak kancane ( bekerja sama dengan temannya).

Bukan hanya warga desa setempat saja yang mengambil batu untuk keperluan proyek, tetapi tetangga desa juga mengambil batu dari lokasi ini untuk keperluan bangunan rumah.

Pencari Batu dadakan ini merupakan pekerja yang hanya mengambil batu kalo ada sebuah proyek atau pemesan demi menambah ekonomi itupun kalau ada.

Satu hari mereka bisa mendapatkan 2 sampai 3 truk/rit dan rata-rata pekerja mengalami kesulitan untuk mengambil batu karena akan faktor penggalian.(*/tnd).

Senin, Juni 16, 2014 | Posted in , , , , | Read More »

Pasar Murah untuk Masyarakat Kec.Bubulan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Bojonegoro (13/06/14) menggelar pasar Murah di Kec. Bubulan tepatnya di Balai Desa Cancung dalam rangka Pengendalian atau mengantisipasi naiknya bahan pokok (sembako) pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2014.

Meskipun Bahan Pokok (Sembako) yang dijual tidak bigitu banyak oleh Dinas Perdagangan (Desperindag) puluhan warga Desa Cancung berbondong-bondong menyerbu Truck box yang berisi sembako yang akan di beli, begitu juga masyarakat Desa Bubulan yang datang ke balai Desa Cancung untuk ikut serta membeli sembako.

Pasar Murah ini tidah hanya menjual Sembako di Kec. Bubulan saja, akan tetapi di semua Kecamatan yang ada di Kab. Bojonegoro akan ada jadwalnya tersendiri demi membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

Bahan Pokok yang dijual dalam bentuk paket oleh Disperindag antara lain Beras, Minyak goreng, Gula, Sarden dan Mie Instan ini ternyata masyarakat yang datangnya terlambak banyak yang tidak mendapatkan salah satu bahan pokok yaitu Minyak goreng karena sudah habis dibeli masyarakat yang datang lebih awal.(*/tnd).

Jumat, Juni 13, 2014 | Posted in , , , , | Read More »

Petani di Lahan Hutan Panen Jagung

Selain tanaman Kacang Tanah yang baru saja panen, Petani yang menggarap lahan hutan juga memanen hasil tanaman Jagung, Terlihat seorang pemuda yang sedang memanen hasil panenan ini ternyata kerja bakti (sayan) Istilahnya bergantian Panen dengan petani yang lainnya.

Hasil panen petani untuk musim ini kurang lebih mencapai 5 sampai 7 Ton Jagung tiap keluarga (petani). itu saja kalo tidak rusak karena hama Babi yang ada di lahan hutan itu sendiri.

Panen kali ini kelihatan hasil jagung yang di panen cukup bagus, dan harga jual yang diharapkan petani juga mahal, tidak seperti harga jagung pada tahun kemarin yang naik turun harganya.
Jagung yang dipanen ini nantinya masih dikeringkan dahulu sebelum di slep terus di jual ke pembeli.

Sebagian besar Tanaman Jagung merupakan salah satu tanaman pokok petani Desa Cancung Kec. Bubulan selain Padi dan kacang, karena bertanam padi di kecamatan Bubulan hanya ditanam waktu musim hujan, atau lahan sawah yang dekat perairan Sendang (Embung) saja yang dapat di tanami padi. (*/Tnd)

Rabu, Juni 11, 2014 | Posted in , , | Read More »

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Raih Adipura 2014

 Go Green Bojonegoro Matoh

Kim Jati Alam – Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur kembali berhasil menyabet penghargaan di tingkat nasional, kabar tersebut datang dari Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH RI) selaku penyelenggara penghargaan Adipura dan Adipura Kencana 2014.

Piala Adipura untuk kategori kota kecil terbersih itu bakal diserahkan oleh Wakil Presiden di Istana Wakil Presiden RI pada 5 Juni besok. Kategori yang sama juga diraih oleh Bojonegoro pada tahun 2013 lalu, hal ini menunjukkan konsistensi pemerintah bersama warga Bojonegoro dalam perannya menjaga kebersihan dan keindahan kotanya.

Program Adipura sendiri merupakan salah satu program unggulan KLH RI  untuk memotivasi pemerintah daerah, pemerintah kabupaten/kota guna menjadikan kota menuju sustainable city dengan Sasaran terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance) dan lingkungan yang baik (good environment).

Untuk penerimaan penghargaan kali ini, Kepala Badan Lingkungan Hidup Bojonegoro, Ir Tedjo Sukmono telah melaporkannya kepada Bupati Bojonegoro, serta mengundang sejumlah instansi di lingkup Pemkab Bojonegoro, untuk ikut mendampingi penerimaan piala bergengsi di bidang kebersihan dan keindahan kota tersebut. (*/mcb)(KanalBojonegoro)

Rabu, Juni 04, 2014 | Posted in , | Read More »

Memanfaatkan Sumber Air Bersih dari Hutan

Kim JAti Alam - Sudah berpuluh-puluh tahun warga desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan kabupaten Bojonegoro setiap musim kemarau kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Hal ini karena secara geografis letak desa ini sudah merupakan dataran tinggi namun lokasinya masih cukup jauh dari hutan dan sumber mata air. Air dari sumber mata air sungai terdekat hanya bisa waktu musim penghujan saja. Saat musim kemarau warga hanya mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan air. Satu-satunya sungai yang ada letaknya dibawah dusun Sumberbendo, satu-satunya harapan tinggalah bantuan air bersih dari pemerintah yang dikirim dengan mobil tangki.

Cerita pilu ini berakhir saat Tim Pengelola Kegiatan (TPK) PNPM Mandiri Perdesaan desa Sumberbendo berhasil menyelesaikan kegiatan Sarana Air Bersih di dusun Pingit Kidul pada tahun 2013. Usulan kegiatan sarana air bersih ini merupakan usulan utama dari Desa Sumberbendo saat tim PNPM desa Sumberbendo melaksanaan penggalian gagasan di tiap dusun. Tim menemukan satu potensi sumber air yang letaknya di wilayah bagian bawah dari dusun Sumberbendo, yakni ada satu sumur yang sudah teruji bertahun tahun tidak pernah kering meskipun saat kemarau panjang. Namun permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana mengalirkan air bersih ini.  Untuk dapat mengaliri Desa Sumberbendo tentu letak bak penampungan air haruslah berada ditempat yang paling  tinggi di dusun Pingit kidul.  Setelah menentukan tempat bak penampungan air, tim mengukur jarak antara mata air dan bak penampungan adalah 400m. Beda tinggi (vertikal) antara mata air dan bak penampungan adalah 70 m, pengukuran dilakukan manual dengan selang timbang dan meteran.  Dari hasil konsultasi dengan Fasilitator Teknik Kecamatan di dapatkan hasil bahwa untuk pemompaan air dengan beda ketinggian tersebut bisa dilaksanakan salah satunya menggunakan pompa submersibel. Tim melakukan survey ke beberapa distributor pompa submersibel di Bojonegoro  namun belum di dapat informasi yang pasti mengenai spesifikasi pompa yang bisa digunakan. Setelah konsultasi ke salah satu distributor pompa air yang bisa mengatasi masalah tersebut di perwakilan Surabaya di dapat informasi spesifikasi pompa submersibel yang tepat sesuai kondisi yang ada di dusun Pingit yakni tipe SQ3. Sayangnya tipe tersebut barangnya  tidak tersedia, jadi harus inden ke pabrik di Denmark sehingga pemesanan membutuhkan waktu 3 bulan. 

Satu hal yang lumayan menyita energi tim adalah saat survei awal.  Untuk mendapatkan data beda tinggi  (vertikal) antar pathok jalur pipa distribusi air sepanjang 3 km, dilakukan dengan cara manual menggunakan selang timbang dan meteran. Untuk mendapatkan hasil yang akurat pengukuran dilakukan dua kali dengan didampingi Fasilitator Teknik Kecamatan.
Setelah pekerjaan TPK selesai dan air sudah mengalir, dengan swadaya pengadaan pipa, water meter dan kran warga bisa mengakses layanan air bersih ke rumah masing-masing. Biaya yang dibebankan ke warga cukup ringan, yakni mulai Rp. 16.500 per bulan. Untuk pemakaian dalam kapasitas besar ada tambahan beban pembayaran yang dihitung sesuai dengan jumlah kubikasi air yang dipakai. Tentu beban biaya ini cukup murah dan terjangkau oleh kemampuan warga.   Setelah TPK melaksanakan kegiatan Musyawarah Desa Serah Terima (MDST), pengelolaan sarana air bersih yang telah dibangun dilaksanakan oleh  Tim Pengelola Pemeliharaan Prasarana (TP3)  yang bertanggungjawab kepada pemerintahan desa Sumberbendo. 

Dampak positif dari adanya bangunan sarana air besih ini selain meningkatnya taraf kesehatan warga juga terjadi peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. Beberapa lapangan pekerjaan baru muncul di Desa Sumberbendo, Untuk menambah modal usaha kelompok ibu-ibu Desa Sumberbendo mengajukan bantuan pinjaman modal melalui program kegiatan SPP Perguliran ke UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Bubulan. Hingga saat ini sudah banyak kelompok masyarakat yang mengambil pinjaman tersebut.   Warga Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan merasakan betul manfaat dari adanya kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan di desanya. Salah seorang warga yang berprofesi sebagai pedangan bakso mengungkapkan, “ PNPM mendatangkan keberkahan kepada keluarga kami.  Untuk keperluan air bersih kini kami tinggal putar kran, tidak perlu mengambil dari jauh. Untuk penambahan modal kami mendapatkan bantuan pijaman SPP dengan jasa yang sangat ringan bahkan tidak perlu jaminan. Alhamdulillah usaha kami sekarang lebih lancar. Terimakasih PNPM.(*/wws)

Minggu, Juni 01, 2014 | Posted in , , | Read More »

Industri Penggilingan Limbah Plastik UD Alif Desa Bubulan

Industri daur ulang plastik ini merupakan salah satu industri yang menghancurkan/menggiling limbah plastik seperti : kaleng atau gelas plastik bekas air minum, fiber dan paralon bekas dan sebagainya.

Usaha Industri yang dimiliki Ibu Dayat ini berlokasi di Dk. Pradok Desa Bubulan Kab.Bojonegoro yang berkembang pesat saat ini, dengan adanya industri ini Masyarakat Bubulan
tidak hanya bekerja dilokasi penggilingan saja, dirumahnya sendiripun masyarakat bisa distok bahan bekas  oleh ibu dayat untuk memilih bahan yang akan di proses (menggelompokkan/memilih bahan plastik yang bagus ) untuk di hancurkan/digiling di lokasi industri.

Untuk bahan atau limbah plastik, Industri menggambil dari masyarakat setempat Kec.Bubulan  sebagian besar di kirimi dari luar kecamatan atau dari daerah kota Bojonegoro.

Sebagian besar pekerja dilakukan oleh kaum Wanita, "timbang nganggur nek umah sopo sing wenei duwet, ngene lak entok tambahan" (Daripada Nganggur dirumah sipa yang kasih Uang, beginikan dapat tambahan) tutur Ibu Iis saat ditemui Tim Kim Jati Alam. 

Semoga dengan adanya Industri ini bisa memajukan ekonomi Masyarakat Kec. Bubulan.(*/tnd)

Sabtu, Mei 31, 2014 | Posted in , , , | Read More »

Mebel UD Jati Alam Desa Cancung

Mebel UD Jati Alam ini merupakan salah satu perusahaan yang sudah mempunyai izin usaha yang ada di Desa Cancung kec. Bubulan, perusahaan yang di kelola oleh Bapak Sucipto Roso ini mempunyai 6 (enam) karyawan yang bekerja di perusahaanya.

Perusahaan yang berdiri sejak Tahun 1998 ini dulunya hanya sekedar membuat kursi sudut, "terlalu banyak yang meminta pesanan dari luar daerah akhirnya ya membuat segala macam mebel atau tergantung yang pesen mas" ujar Yasminto sebagai karyawan saat ditemui Kim Jati Alam.

Perusahan yang berkualitas akan bahan kayu Jatinya ini tidak membeli bahan  kayu Jati dari Perhutani saja melainkan dari pohon jati yang ditanam oleh masyarakat sekitar (ditanahnya sendiri). berawal dari pemilihan bahan baku hingga proses finising dilakukan oleh tenaga kerja yang ahli dan berpengalaman.

Kualitas yang dipercaya untuk kebutuhan interior dan furniture dari berbagai pihak mulai Perkantoran, sekolahan, rumah tangga baik dari dalam kota maupun luar kota.(*/tnd).

Rabu, Mei 28, 2014 | Posted in , , , | Read More »

Bimbingan Teknis Pelatihan LMDH KPH Bojonegoro

Pembinaan dan Pelatihan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Karya Desa Cancung Kemaren mengikuti Pelatian (BIMTEK) di KPH Dander, yang di ikuti oleh LMDH Wana tirta Dander, LMDH Jati Sampang, LMDH Jati Makmur, LMDH Telaga Satu Tujuh, dan LMDH Sido Makmur Brabuan Temayang, Rencananya akan dikirim perwakilan dari LMDH ke Pandaan untuk mengikuti pelatian ujar Antok Peserta LMDH Wana Karya dari Desa Cancung.

Dalam rangka Pemberdayaan masyarakat desa hutan, Dinas kehutanan Propinsi Jawa Timur akan mengadakan Bimbingan teknik dan pelatihan kewirausahaan yang bertujuan untuk memberi motivasi kelompok, menambah wawasan bagi peserta dan meningkatkan ekonomi/pendapatan masyarakat desa sekitar hutan.(*/fred)

Selasa, Mei 27, 2014 | Posted in , , | Read More »

TMMD Membangun Desa Bubulan

Kodim 0813 Bojonegoro membangun jalan Desa Bubulan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kodim tidak sendiri, TMMD ini dilakukan bersama warga sekitar dukuh Pradok Desa Bubulan.

TMMD, dilaksanakan sejak tanggal 19 mei 2014. Bentuknya berupa pembangunan jalan pedesaan, pembangunan sarana prasarana,  penanaman bibit pohon, dan penyuluhan-penyuluhan. Setiap anggota TNI yang ditugaskan dalam TMMD ini, membuat camp di lapangan desa Bubulan.

TMMD merupakan program pusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indoneia. Tujuannya, untuk membantu masyarakat mencapai tingkat kesejahteraannya yang lebih baik melalui program-program nyata.
“TMMD juga dapat menjadi sarana untuk mendekatkan TNI dengan rakyat. Untuk total anggaran TMMD, mencapai 1,2 miliar rupiah dari APBN dan APBD,”katanya.

Sasaran utama TMMD ini adalah membangun jalan Desa Bubulan ,yang menghubunga antar Desa Bubulan dengan dukuh pradok.
“Jalan ini awalnya hanya jalan makadam, agar dapat digunakan sebagai jalan penghubung yang efisien untuk masyarakat,”(*/Rasta)

Sabtu, Mei 24, 2014 | Posted in , | Read More »

Sedekah Bumi (Manganan) Di Desa cancung

Sedekah Bumi atau istilah Orang jawa Manganan yang di selenggarakan di Rumah Bapak kepala  Desa Cancung kec. Bubulan Kab. Bojonegoro pada hari jum'at tanggal 23 Mei 2014 tadi malam ini merupakan adat jawa dari nenek moyang jaman dahulu hingga sekarang.

Dengan di selenggarakannya acara Seni Langen Tayub Setyo Wargo Budoyo pimpinan Bapak Parmin dan Waranggono (penari) Nyi yasmi dari Desa Cancung dan Nyi Yuliasri dari Desa Jono.
Uniknya dari peserta penari (Penayub) bukan hanya dari Kaum Pria saja, wanita dari kalangan penari (Penayub) juga tak mau kalah ikut menari.

Sebelum Acara langen Tayub di selenggarakan penonto (Masyarakat) dihibur dengan acara tari-tarian yang dimeriahkan oleh Adik-adik tingkat SD dan TK se-Desa Cancung dengan menampil beragram tarian.(*/tnd).

Sabtu, Mei 24, 2014 | Posted in , | Read More »

Panen Raya Kacang Tanah Petani Desa Cancung

Desa Cancung pada saat ini sedang terjadi peralihan musim, dari penghujan menuju musim kemarau, atau kalau dalam bahasa jawa biasa di sebut dengan tigo (kemarau). Ciri-ciri pergantian musim ini, hujan intensitasnya sudah jarang, sementara angin kering sudah terasa , tetapi pohon-pohon masih hijau dan stok pakan ternak juga  ada.

Musim tigo (kemarau) ini, biasanya petani juga termasuk sibuk-sibuknya. Pasalnya pada saat ini petani sedang panen kacang tanah. Dari pantauan tim KIM Jati Alam hampir semua petani sedang memanen kacang tanah.

Menurut  Sarmidi petani dari Desa Cancung,pada saat ditemui tim KIM Jati Alam, bahwa untuk tahun ini, hasil dari panen kacang lumayan bagus, banyak yang mentes. Dan dalam satu ikat pohon kacang tanah, isinya juga banyak. Untuk harga jual, kacang tanah, yang masih basah dikisaran Rp 4.000/ Kg .

Harapan dari petani adalah semoga ketika panen kacang yang secara bersamaan harga  tidak turun, sehingga petani bisa menikmati hasil dari pertanian yang sudah ditunggu selama empat bulan,pungkas sarmidi petani kacang tanah yang menggarap lahan tanah milik perhutani BKPH clebung.(*/fred).

Sabtu, Mei 24, 2014 | Posted in , | Read More »

Batik Ceza Collection PKK Desa Bubulan

Batik merupakan jenis kerajinan melukis atau membuat motif gambar pada sebuah kain. Di Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu daerah penghasil batik dengan kwalitas tinggi. Tepatnya di Desa Bubulan kecamatan Bubulan, kemudian dikenal dengan nama "Batik Ceza collection"

Kerajinan ini dipimpin Oleh Ibu Rumiati selaku Ibu kepala Desa Bubulan dan di kerjakan Oleh PKK Desa Bubulan.
Dengan adanya Ketrampilan ini diharap semoga Masyarakat Desa Bubulan bisa mendapat pembelajaran dan menambah nilai perekonomian Penduduk sekitar. (*/fred)

Sabtu, Mei 24, 2014 | Posted in , , | Read More »

Raden Bagus Lancing Kusumo Penyebar Islam di Bubulan

Banyak yang belum tahu sejarah penyebaran Islam di wilayah Kecamatan Bubulan dan wilayah Bojonegoro bagian selatan. Dari cerita lisan, Raden Bagus Lancing Kusumo adalah salah satu penyebar Islam di Bubulan.

Ketika itu di Kabupaten Bojonegoro mayoritas masih beragama Hindu. "Dahulu Raden Bagus Lancing Kusumo berasal dari Pajang Jawa Tengah, dikejar-kejar Belanda kerena beragama Islam," kata Watimo, juru kunci makam di Kecamatan Bubulan.

Penanggung jawab makam sekitar 10 tahun ini, menggantikan leluhurnya terdahulu secara turun temurun itu juga mengaku kalau lupa ia juru kunci yang keberapa.

Setelah dikejar-kejar Belanda, Raden Bagus Lancing melarikan diri ke Desa Clebung Kecamatan Bubulan, tepatnya di Dukuh Nggeneng hingga ia meninggal dan dimakamkan. "Beliau pembawa ajaran Islam pertama di Clebung,"

Untuk mengenang jasa dan menjaga tradisi, setiap malam Jumat tidak hanya masyarakat sekitar, tetapi dari daerah lain ikut berdoa di makam. Namun jumlah peziarah semakin banyak pada Jumat Pahing dalam penanggalan Jawa.

"Banyak masyarakat berdatangan termasuk dari Surabaya, Tuban, Kalimantan dan Sumatera. Rehap bangunan makam juga mendapat bantuan dari pengunjung asal Kalimantan,"

Jumat, Mei 23, 2014 | Posted in , , | Read More »

Manfaat Mbung Untuk Pengairan dan tempat Memancing

Kebutuhan akan air untuk pertanian saat ini kian meningkat, namun tidak sepadan dengan ketersediaan atau pasokan air. Kekurangan air sering melanda desa Cancung pada saat musim kemarau. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membangun embung di Desa Cancung. Embung Desa Cancung memiliki memiliki ukuran 40m x 60m dengan kedalaman 6m. Pengerjaan embung ini dikerjakan oleh dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro dengan sumber dana dari APBD.

Manfaat Embung untuk Warga Desa Cancung
- untuk konservasi sumber daya air
- sebagai pengendali banjir
- Sebagai tempat hiburan bagi warga
- meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar
- Menambah Pendapatan masyarakat desa Cancung

Diharapkan, keberadaan embung dapat menaikkan tinggi permukaan air tanah sampai 30 persen sehingga untuk memperoleh air warga tidak perlu lagi menyuntik sumur setiap kali musim kemarau datang. Konservasi dilakukan dengan reboisasi melalui penanaman berbagai jenis tanaman, seperti tanjung, mahoni, palem, dan lamtoro. Embung desa Cancung membendung aliran air yang mengalir dari sendang dan juga air dari tumbahan air dari kawasan yang lebih tinggi. Sehingga akan menghambat terjadinya banjir di kawasan luar luar kecamatan Bubulan, utamanya Kecamatan Dander.

Disamping itu Mbung yang ada dikawasan Desa Cancung juga telah ditanam bibit ikan sebanyak 5.000 bibit ikan oleh Bapak Pujiono selaku Kepala Desa Cancung, untuk sarana hiburan dan tempat memancing bagi masyarakat sekitar.(*/wws)

Sabtu, Mei 17, 2014 | Posted in , | Read More »

Pendampingan Perlombaan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat)

Acara yang dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2014 di Pendopo Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang di ikuti oleh 6 (enam) Kecamatan ini hanya di hadiri oleh 4 perwakilan kecamatan antara lain : 1. Kecamatan Dander; 2. Kecamatan Bubulan; 3. Kecamatan Temayang; 4. Kecamatan Sugihwaras;dan dua kecamatan yang tidak hadir adalah Kecamatan Sekar dan Kecamatan Gondang, yang sudah di pastiakn gugur dalam perlombaan ini. Pembinaan yang di hadiri oleh Wakil dari Kominfo dan di buka oleh Bapak Camat Setempat ini berlangsung dengan lancar.

Sementara itu ada sedikit pembimbingan kepenulis Informasi yang di mentori oleh mas Ramon Pareno dari Media Center Bojonegoro, dan kemungkinan ini kali pertama bagi para peserta mepelajari pembuatan Bloger. Enaknya, dari relawan TIK dan Komunits Blogger Bojonegoro ikut serta mendampingi para peserta dalam pembuatan Blogger, sehingga bisa mempermudah para peserta untuk membuat akun blogger ini.(*KimJatiAlam).

Rabu, Mei 14, 2014 | Posted in , | Read More »